Jumat, 29 November 2013

TUGAS 7

1.    Jelaskan sifat bisnis internasional dalam mempengaruhi kehidupan sehari-hari  ?

a.    Ketika anda menyeterika pakaian anda mungkin itu di buat di Taiwan dengan sebuah seterika buatan meksiko.
b.    Untuk pergi kesekolah mungkin anda mengendarai sebuah mobil buatan jepang. Bahkan jika anda mengendarai  sebuah ford atau Chevrolet, beberapa komponen dirancang atau di buat di luar negeri.  Mungkin jika anda tidak mengendarain mobil kesekolah  tapi menggunakan bus (di buat oleh daimlerchrysler sebuah perusahaan jerman) atau sebuah motor ( di buat oleh Honda, suzuki, yamaha, Kawasaki semuanya buatan jepang).
c.    Ketika anda menyiapkan kopi mungkin alat pembuat kopinya di buat di asia.
d.    Ketika anda membeli sepatu original misalnya adidas,nike,new balance mungkin di buat di usa.


Jadi kehidupan kita sehari-hari itu sangat di pengaruhi oleh bisnis dari seluruh dunia. Pada kenyataannya, kita telah menjadi dari sebuah lingkungan global dan memiliki sebuah perekonomian global dimana tidak ada organisasi yang terisolasi dari dampak pasar dan persaingan internasional, bahkan semakin banyak perusahaan membentuk ulang dirinya untuk mengahadapi persaingan internasional dan menemukan cara-cara baru untuk mengeksploitasi pasar-pasar di setiap sudut dunia. Kegagalan dalam mengambil perspektif global adalah salah satu kesalahan terbesar yang mungkin dilakukan oleh manajer. Oleh karena itu, kami mulai meletakan fondasi untuk pembahasan kami dengan memperkenalkan dan mendeskripsikan dasar-dasar bisnis internasional.

2.    Mengapa bisnis internasional memiliki resiko yang lebih tinggi daripada bisnis di dalam negeri? Jelaskan ! 

Bersaing dipasar luar negeri yang mempunyai resiko tinggi, ada beberapa masalah utama yang menjadi perhatian mereka:
 
·         Besarnya  hutang luar negeri. Banyak Negara dengan pasar yang menarik telah menimbun hutang luar negeri yang sangat besar sehingga mereka bahkan tidap mampu membayar hutangnya.
·         Pemerintah tidak stabil. Hutang tingi, inflasi tinggi, pengangguran tinggi dibeberapa Negara telah mengakibatkan pemerintahan yang tidak stabil. Sehingga timbul bagi perusahaan asing resiko pengambilalihan, nasionalisasi batas repatriasi laba dan seterusnya.
·         Masalah nilai tukar luar negeri. Tingginya hutang dan ketidakseimbangan ekonimi dan politik memaksa mata uang suatu Negara untu nerfluktuasi atau menurun nilai tukarnya. Perusahaan asing ingin pembayaran dengan uang yang nilainya relative tetap, namun dibanyak pasar hal ini tidak tersedia. Investor akan ragu dan membatasi perdagangan.
·         Persyaratan masuk dan birokrasi pemerintah asing. Pemerintah menetapkan banyak peraturan bagi perusahaan asing seperti mensyaratkan usaha bersama dengan saham mayoritas untuk sekutu domestic, embatasan repatriasi laba, alih teknologi, mempekerjakan orang pribumi.
·         Tariff dan hambatan perdagangan lainnya. Pemerintah sering mengenakan tarif yang tinggi untuk melindungi industry mereka. Mereka juga berusaha melakukan hambatan perdagangan yang tidak kelihatan seperti memperlambat persetujaun impor, mensyaratkan penesuaian produk yang mahal dan maemperlambat pemeriksaan atau pengeluaran barang yang masuk.
·         Korupsi. Pejabat dibeberapa Negara harus disuap untuk mendapatkan kerja sama. Mereka manghargai bisnis dengan harga suap yang tertinggi daripada penawaran yang terendah.
·         Pembajakan teknologi. Perusahaan menempatkan pabriknya diluar negeri kuatir manajer asing belajar bagaimana membuat produknya dan memisahkan diri untuk bersaing secara terbuka atau tersembunyi. Hal ini telah terjadi diberbagai bidang seperti mesin, elektronik, kimia dan farmasi.
·         Tingginya biaya produk dan adaptasi komunikasi. Perusahaan yang bergerak diluar negeri harus mempelajari tiap pasar asing dan hati-hati menjadi sensitive terhadap perekonomian hokum, poloti dan budayanya serta menyesuaikan produknya dalam berkomunikasi terhadap selera asing.


NAMA        : AMALIA FEBRY
NPM           : 20213757
KELAS       : 1EB03


Tidak ada komentar:

Posting Komentar